Sabtu, 03 Oktober 2015

how to make something


CARA MEMBUAT KERIPIK SINGKONG GURIH TANPA MSG

Kita seringkali sulit menjumpai keripik yang gurih namun tanpa menggunakan MSG (penyedap rasa). Karena mungkin yang kita ketahui hanya menggunakan penyedap rasa saja yang akan membuat suatu masakan lebih enak, tetapi kali ini saya akan berbagi bagaimana caranya membuat keripik yang lebih sehat tanpa penyedap rasa:
Alat:
  • Ø  Wajan
  • Ø  Pisau
  • Ø  Pengupas kulit buah
  • Ø  Baskom
  • Ø  Toples
  • Ø  Penyaring minyak

Bahan:
  • Ø  2 kg Singkong
  • Ø  4 sdm Margarine
  • Ø  1 liter Minyak goreng
  • Ø  Garam

Cara membuat:
  • Ø  Kupas 2 kg singkong kemudian cuci bersih masukkan singkong ke dalam baskom
  • Ø  Serut singkong yang sudah dicuci dengan pengupas kulit  buah, diamkan selama 30 menit agar kandungan air pada singkong berkurang.
  • Ø  Panaskan1 liter minyak goreng di atas wajan dan 4 sdm margarine ke dalam minyak goreng, margarine akan membuat singkong lebih gurih daripada harus memakai msg ( penyedap rasa ).
  • Ø  Goreng singkong hingga berubah warna menjadi kuning keemasan.
  • Ø  Angkat singkong kemudian tiriskan.
  • Ø  Setelah singkong sudah tidak panas taburi garam secukupnya agar lebih gurih.


Selamat mencoba J


Senin, 21 September 2015

tokoh inspirasi


        Ada beberapa orang yang menjadi tokoh inspirasi saya, orang tua saya dan seorang penulis novel. Mama, seperti sesuatu yang sulit di definisikan, karena bagaimana pun kita mendefinisikannya beliau selalu lebih mulia dari apa yang kita definisikan. Beliau mempunyai ketegaran hati yang sangat luar biasa, bagaimanapun saya membuat sebuah kegagalan, mama akan selalu mengajarkan bahwa hidup harus penuh dengan perjuangan dan ketegaran.
       Seperti apapun penilaian masyarakat tentang dirinya dan keluarganya, mama akan selalu menjadi wanita yang menjadi pelindung keluarganya. Saya percaya bahwa manusia diciptakan Allah SWT dari tanah, tetapi mungkin mama lebih dari itu. Walaupun organ tubuhnya sama seperti manusia lain, tetapi saya kira mama mempunyai hati yang lebih besar, karena kasih saying dan cintanya melebihi cinta manusia manapun. Mama adalah perantara kasih sayang Allah kepada hambaNya.
       Bapa, sosok perkasa yang tidak pernah kenal lelah. Beliau tidak pernah menyerah untuk mendapatkan nafkah yang halal untuk anak-anaknya, walau perannya seringkali hanya dipandang sebagai pemenuh kebutuhan saja, tapi tidakkah kita berpikir bahwa karena kerja kerasnya kita bisa bertahan hidup sampai sekarang. Karena dengan segala keikhlasan beliau mencari rejeki untuk anak- anaknya kita bisa menjadi manusia seperti sekarang ini. Bapa akan selalu jadi pria tergagah yang pernah ada.
       Yang terakhir adalah seorang penulis novel, Darwis Tere Liye. Menurut saya, beliau adalah penulis novel yang sederhana. Jika penulis lain memilih Sydney, korea, mesir, atau bahkan negara-negara Eropa yang menjadi latar cerita mereka, berbeda dengan Darwis Tere Liye yang lebih memilih Aceh, Pontianak sebagai latarnya. Selain itu, cerita dan tokoh yang digambarkan selalu tokoh-tokoh sederhana seperti Delisa dalam novel Hafalan Sholat Delisa. Dimana Delisa hanya seorang anak kecil yang menghafal bacaan sholatnya dan ingin mendapatkan hadiah kalung dari ibunya tetapi dibalik kesederhanaan cerita tersebut Delisa membangun kekhusyuan dalam bacaan Sholatnya walau ombak lautan mulai menggulung desanya, Tsunami tidak mengganggu kekhusyuan sholatnya. Ada banyak sekali tema yang kadang dianggap sebagai tema yang biasa dalam kehidupan sehari-hari yang sebenarnya kita pun tidak memikirkan apa hikmah yang terkandung dalam tema tersebut.
        Ada kutipan dari novel beliau yang saya ingat “kita tidak perlu membuktikan pada siapapun bahwa kita itu baik. Buat apa? Sama sekali tidak perlu. Jangan merepotkan diri sendiri dengan penilaian orang lain. Karena toh, kalaupun orang lain menganggap kita demikian, pada akhirnya tetap kita sendiri yang tahu persis apakah kita memang sebaik itu”. Dari kutipan tersebut saya menilai bahwa ketulusan itu dibangun dari diri sendiri.
Dari ketiga tokoh di atas, mereka adalah tokoh yang mengajarkan saya banyak hal. Bahwa ketika kegagalan muncul saya hanya mempunyai satu pilihan yaitu ketegaran, dan teruskan perjuangan ketika orang lain menilai engkau hanya sebagai pemenuh kebutuhan serta bersyukur pada hal-hal sederhana yang kita miliki dan sering kita jumpai.